Aku memang
berbeda tak seperti manusia lain
Tuhan
memberiku dunia yang hanyut
Dan ternyata
Keheningan adalah kemurahan Tuhan bagiku
Dalam hening
aku belajar meghargai warna dan sinar dunia
Dalam hening
aku belajar untuk tidak merasa sepi
Karena
hening tak harus sunyi
Karena
hening bukan berarti sendiri
*Puisi Dalam
Film "Ayah Mengapa Aku Berbeda"
Ketika cuti semester
musim sejuk ini, saya sempat menonton sebuah film dari negara seberang yang sedang
ngairah membangunkan film-film yang saya kira bermutu berbanding Malaysia,
iaitu film "Ayah Mengapa Aku Berbeda" . Film ini Diarahkan oleh Findo
Purwono Hw, yang diadaptasi dari novel karya Agnes Danovar.
Film "Ayah
Mengapa Aku Berbeda" ini bukanlah film
baru, ia mula ditayangkan pada 17 November 2011, kira-kira sudah 2tahun. Secara
ringkasnya film ini mengajak kita untuk menyelami kehidupan dunia mereka yang tidak
senasib dengan kita ataupun dengan lebih tepat dilahirkan dengan keadaan
kecacatan fizikal, Dari awal hingga akhir moral yang ingin dibawa sangat jelas.
Mengajak penonton menghargai perbezaan, bagaimana seorang yang kecacatan
fizikal dapat hidup setaraf dengan orang normal.
Dari segi Story design film ini
membawa penonton tenggelam dalam plot-plot yang disusun. Saya kira 80% dalam
setiap babak itu berjaya mencipta perasaan tersendiri kepada penonton, ditambah
dengan iringan muzik piano yang dimainkan oleh pelakon utama (jika tidak salah
ia diarahkan oleh Joseph S. Djafar ) pasti mengheret penonton untuk menyelami perasaan
pedih yang dialami oleh watak-watak di dalam film ini. Saya tidak pasti sama
ada film ini ada menerima apa-apa anugerah ataupun tidak.
Saya tidak
nampak terlalu banyak kritik sosial (social
critic) yang wujud di dalam Film ini. Tetapi perspektif negatif terhadap golongan kurang upaya cuba
disampaikan dalam film ini, sebagai contoh pertanyaan kawan-kawan Angle(watak
utama) ketika Angle baru memasuki kelas barunya, ‘kenapa dia(angle) bisa masuk ke
sekolah ini buk?’ jelas sekali merendahkan keupayaan golongan kurang upaya
untuk bersekolah di sekolah biasa, dan saya pasti ia mengajak kita untuk
mengubahnya. Ini terbukti dengan penerangan terus dari gurunya ‘Angle berhak
mendapat kesempatan yang sama seperti kamu’.
Seperti yang
saya ceritakan di atas , film ini mengajarkan kepada masyarakat tentang setiap
orang itu ada harapannya tersendiri dan berhak memilikinya, walaupun dia kurang
upaya. Jadi kepada sesiapa yang belum menontonnya lagi boleh menontonnya di
link YouTube di bawah, dan jangan lupa sediakan tisu bagi yang mudah
tersentuh.
Sebelum saya terlupa, saya berharap agar industri film malaysia akan diwarnai dengan film yang lebih berunsur mendidik masyarakat sekali pun ia tidak nampak islamik, jika islamik ia adalah satu bonus, namun jangan nama sahaja islamik tetapi isinya jauh terpesong dari nilai islam itu sendiri, islam itu bukan wujud dari nama sahaja tetapi dari isinya, dan saya pasti setiap dari kita ada fungsinya sendiri dalam membantu meningkatkan industri film kita, jangan kita ambil mudah dengan bersikap lepas tangan terhadap industri film kita kepada mereka yang tidak sepatutnya kerana ketahuilah film adalah satu propaganda yang paling mudah untuk dihasuti oleh masyarakat. Jangan biarkan anak-anak kita kelak pemikirannya mudah dihasut oleh orang yang tidak bermoral melalui film yang tidak berfaedah.
Sinopsis
Namanya
Angel. Cantik. Pintar. Berbakat. Dan... berbeda. Hidupnya ditakdirkan untuk
terus melampaui tantangan. Ibunya meninggal saat melahirkannya, lalu ia
dibesarkan dengan penuh cinta oleh Ayah dan neneknya. Angel sejak bayi
dinyatakan tuna rungu.
Namun,
ternyata Angel sangat cerdas, lebih cerdas dari anak seusianya. Dan karena
dilahirkan oleh pasangan pianis, secara alami ia menguasai bakat yang sama.
Karena kecerdasannya inilah Angel disekolahkan di sekolah umum, di mana ia
akhirnya belajar memahami bahwa tak semua orang nyaman dengan perbedaan.
Agnes, gadis
cantik yang merasa terancam dengan hadirnya Angel yang cantik, pintar, dan
berbakat. Angel tak pernah lepas dari “serangan” Agnes yang bertubi. Di situ
pulalah ada Hendra, cowok baik hati yang kemudian menjadi sahabat Angel, dan
Martin cowok pacaran Agnes yang diam-diam lebih memperhatikan Angel.
Pada saat
yang sama, ayah Angel mengalami masalah jantung. Pendapatan tak seberapa dari
toko roti keluarga yang ia kelola, menghambat pengobatannya, sehingga Angel
berusaha menambah penghasilan keluarga dengan menjadi pianis sebuah cafe. Di
cafe inilah, ia merajut cinta dengan Ferly, pegawai cafe tersebut. Cinta mereka
tentu saja tak biasa, karena bernuansa perbedaan yang tidak biasa.
Tantangan
demi tantangan, hambatan demi hambatan harus dihadapi Angel. Sebagai manusia ia
hampir menyerah, namun Tuhan selalu punya cara mengembalikan kekuatannya.
Hingga pada akhirnya Tuhan akan memberikan jawaban terindah atas pertanyaan
Angel yang pernah ia sampaikan ke Sang Ayah “Ayah, mengapa aku berbeda?
'Hidup kita terlalu singkat untuk memiliki semua pengalaman yang wujud di dunia ini, ada kalanya kita perlu merenung dan belajar dari pengalaman orang lain, walaupun orang itu adalah orang kurang upaya'-huntorange
0 ulasan:
Post a Comment